Cisco NetRiders Competition merupakan sebuah ajang perlombaan yang diselenggarakan oleh Cisco Networking Academy, sebuah program e-learning komprehensif yang memampukan pelajar untuk mengembangkan keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dapat berkiprah dalam perekonomian global. Ajang ini terbuka untuk seluruh mahasiswa/i Fakultas Teknologi Informasi yang telah mendapat sertifikat Cisco Networking Academy CCNA v7.0 Course Module: Introduction to Networks (ITN)/Switching, Routing, and Wireless Essentials (SWRE)/Enterprise Networking, Security, and Automation (ENSA).
Berita
BDA Mencari Bakat merupakan ajang pencarian bakat dan potensi anak bangsa dibidang teknologi dan informasi berskala nasional dengan jumlah peserta mencapai seratus orang lebih, dengan 3 macam kategori yaitu Programming, Hacking dan Networking. Pada 15 November 2021 telah diumumkan bahwa 3 Mahasiswa TRI lolos mencapai final dan berhasil membawa 2 kemenangan dengan meraih posisi Runner Up 2 dan 3 di kategori lomba Networking Competition. Selamat kepada Eko Bagas Cahyoto dari TRI 2021 yang telah mencapai tahap final, M Abdul Aziz dari TRI 2021 yang telah meraih posisi Runner Up 3 dan Bintang Kumarasakti dari TRI 2020 yang meraih posisi Runner Up 2. Sekali lagi kami ucapkan selamat bagi pemenang dan juga semoga kedepannya mahasiswa TRI dapat lebih banyak mengembangkan bakatnya dan mendapatkan prestasi yang terbaik.
Pada tanggal 4 November 2021 telah diumumkan bahwa tim dari TRI SV UGM memenangkan juara 1 Nasional kategori Student Network Track pada Huawei ICT Competition 2021. Selamat kepada anggota tim yang terdiri dari 3 mahasiswa TRI angkatan 2020 yaitu Ridho Ahmad Hidayat, Sigit Bayu Cahyanto, dan Bintang Kumarasakti beserta bapak Nur Rohman Rosyid selaku pembimbing. Semoga kedepannya mahasiswa TRI dapat lebih banyak mengembangkan bakatnya dan mendapatkan prestasi yang terbaik.
Sekali lagi kami ucapkan selamat bagi tim pemenang!
Pada hari jumat, 28 Oktober 2021 telah dilaksanakan kegiatan kunjungan dari TRI PENS ke TRI SV UGM. TRI PENS senidiri merupakan program studi Teknologi Rekayasa Internet dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya yang mulai dibuka pada tahun 2021. Prodi ini sama dengan prodi TRI dari SV UGM sehingga kali ini dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk melakukan sharing session antar kedua prodi. Selain itu, dibahas juga bagaimana kurikulum pelaksanaan mata kuliah dan sks yang diterapkan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kedua prodi ini dapat mengambil manfaatnya dan dapat digunakan untuk perkembangan dari masing masing prodi kedepannya.
Hari Selasa, tanggal 13 Juli 2021 diadakan sosialisasi dengan bapak kaprodi atau bapak Dr. Ronald Adrian, S.T, M.Eng. sebagai pembicara. Pada sosialisasi kali ini dijelaskan mengenai kurikulum MBKM dan juga transisinya. Kurikulum ini dikhususkan untuk semester 7 atau dibolehkan semester 5 untuk mengambilnya dengan batasan maksimal waktu magang adalah 3 bulan. Pendaftaran MBKM dapat dilakukan dengan mengisi form link ugm.id/daftarmbkmtri. Untuk memahami alur/proses pendaftaran MBKM, dapat dilihat pada link https://bit.ly/alurpendaftaranmbkmtri.
Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah salah satu program dibawah kemdikbud yang dirumuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem. Pada tahun 2021, sekolah vokasi UGM telah membuka peluang bagi mahasiswa dan mahasiswinya untuk mengikuti program yang terancang pada MBKM. Sehingga diharapkan bagi para mahasiswa dapat ikut aktif mendaftar dan mengikuti program yang ditawarkan. Dimana program yang dikeluarkan sangatlah bermanfaat dan berguna bagi mahasiswa untuk mengeksplore pengalaman maupun bidang yang diinginkan.
Berikut ini kami sampaikan penawaran beasiswa dari PT Wijaya Karya. Formulir permohonan beasiswa dapat diunduh di http://bit.ly/formulir-permohonan-beasiswa
Pendaftaran dilakukan melalui http://simaster.ugm.ac.id dan http://bit.ly/formisianbeasiswa. Pastikan melakukan pendaftaran pada kedua laman!
XL Future Leader merupakan program terpadu bagi mahasiswa semester 1 – 4 yang diselenggarakan oleh XL Axiata.
Program ini difokuskan pada 3 area kompetensi yang dibutuhkan untuk tingkatan multinasional/global.
Pembimbingan bagi peserta program ini akan mengacu pada kurikulum yang telah dirancang oleh XL. Pada kurikulum tersebut terdapat 3 kompetensi utama, yaitu Komunikasi Efektif, Jiwa Kewirausahaan dan Inovasi, serta Mengelola Perubahan.
Calon penerima beasiswa tidak akan dipungut biaya apapun (GRATIS).
Pendaftaran beasiswa ini dibuka pada 20 Feb – 30 Juni 2020
Tim B Teknologi Rekayasa Internet (TRI) UGM berhasil meraih juara kedua dalam Huawei ICT Competition 2019-2020 yang diselenggarakan di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Kompetisi final berskala nasional tersebut diselenggarakan pada 27-28 November 2019 oleh Huawei. Hari pertama merupakan babak final, sedangkan hari kedua untuk pengumuman dan pemberian penghargaan. Ini merupakan kali kedua Huawei ICT Competition diselenggarakan setelah tahun 2018 dimenangkan oleh ITB.
Huawei ICT Competition 2019-2020 diikuti oleh delapan universitas yang masing-masing mengirimkan dua tim perwakilannya. Universitas-universitas tersebut diantaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Indonesia (UI), Telkom University (Tel-U), dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Siapa yang akan menyangka jika ternyata block chain lahir dari ketidakpercayaan
masyarakat terhadap Bank Central The Fed?
Don Tapscott dan Alex Tapscott mendefinisikan block chain sebagai kumpulan
transaksional yang tersebar, dapat diprogram, dan memiliki nilai. Dalam Seminar
Block Chain yang diadakan oleh Program Studi Teknologi Rekayasa Internet Sekolah
Vokasi UGM pada Jum’at (20/9), Anton Dewantoro menjelaskan definisi lain
mengenai Block Chain. Pembicara dari PT. Blocktogo ini mendefinisikan block chain
sebagai pengesahan bersama secara gotong royong. Gotong royong di sini artinya satu
hal, satu nilai, dan satu prediksi dalam block chain ditetapkan secara bersama.
Sistem block chain sebenarnya sudah dibuat sejak tahun 1990an. Kemudian tahun
2008 terjadi krisis ekonomi di Amerika yang menimbulkan kemudahan dalam
pemberian hutang. Hutang yang diberikan oleh bank kepada masyarakat ini terus
menerus menjadi hutang yang berantai. Pada akhirnya, tata kelola Bank Central The
Fed dalam sistem ini semakin rusak hingga menimbulkan ketidakpercayaan
masyarakat.
Kegelisahan terhadap Bank Central tersebut mendorong seseorang dengan nama
anonim untuk mengemukakan konsep baru dalam sebuah paper. Dalam papernya, ia
menjelaskan bahwa harus ada sebuah sistem di mana pengendalinya bukan sebuah
central patri, bukan lembaga pusat, dan bukan seseorang. Akan tetapi, sistem ini dapat
dikendalikan secara peer (oleh banyak pihak) yang dapat menjadi pengesah.
Pada 2009, konsep tersebut diwujudkan dengan adanya protocol bitcoin. Awalnya,
bitcoin masih diragukan oleh banyak orang. “Bahkan pada tahun 2010, dengan
sepuluh ribu bitcoin ini hanya mendapatkan satu loyang pizza,” ungkap Anton. Tahun
2013, protocol bitcoin dapat disisipi smart kontrak. Kemudian pada tahun 2017, harga
bitcoin melambung hingga 200 juta per satu bitcoin. Dari tahun itulah, orang mulai
menaruh perhatian terhadap bitcoin.
Sekarang, bitcoin berada dalam fase pengembangan menggunakan sistem block
chain. Transaksi bitcoin dapat diprogram dan memiliki nilai. Dari sini muncul konsep
internet of value. Maka block chain tersebut saling terhubung dan berpindah. Hal ini
disebabkan sistem block chain tidak hanya dapat digunakan dalam hal finansial, tapi
untuk tujuan bersama.