• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Jurnal
  • Asrama Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Internet
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Profil
    • Sekilas Prodi
    • Visi Misi
    • Akreditasi
    • Fasilitas
    • Dosen
    • Pengelola
    • Kerjasama
      • Cisco Networking Academy
      • Mikrotik Academy
      • HAINA
  • Akademik
    • Layanan Akademik
    • Panduan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Praktik Industri
    • Magang Berdampak
      • Template Proposal Magang
      • Template Laporan Magang
      • Template Penilaian Magang
      • Form Rekomendasi Magang
    • Administrasi
      • Surat Keterangan Prodi
      • KRS
      • Tata Tertib Ujian
      • Praktikum
      • KKN
      • Sidang Proyek Akhir
      • SOP
    • Proyek Akhir
      • Alur Proses Kegiatan
      • Dosen Pembimbing
      • Pedoman Penulisan
      • Pendaftaran VPS
    • Yudisium
    • Survei
    • Riset
      • Riset Dosen
      • Riset Mahasiswa
    • Laboratorium
      • Lab TAJ
    • Alumni
  • Kemahasiswaan
    • Kegiatan Mahasiswa
      • NETCOMP 2.0
      • Forkom TRI
      • NetClub
    • Prestasi Mahasiswa
    • Beasiswa
    • Student Exchange
    • Seminar & Lomba
  • Pendaftaran
  • Beranda
  • Akademik
  • Riset
  • Improving Cadence and Walking Speed after Extracorporeal Shockwave Therapy: Preexperimental Study in Knee Osteoarthritis Patients

Improving Cadence and Walking Speed after Extracorporeal Shockwave Therapy: Preexperimental Study in Knee Osteoarthritis Patients

  • Riset, Riset Dosen
  • 22 December 2023, 13.36
  • Oleh: Yana Dayinta Nesthi
  • 0

SDGS-9

Ardhi Wicaksono Santoso, dosen di Departemen Teknik Elektronika dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, bersama tim peneliti dari Universiti Malaysia Pahang, telah mengembangkan metode filter berbasis logika fuzzy untuk mereduksi noise speckle pada citra Synthetic Aperture Radar (SAR).​

Osteoartritis lutut (KOA) merupakan penyebab utama gangguan mobilitas dan disabilitas pada lansia. Terapi Gelombang Kejut Ekstrakorporeal (ESWT) dikenal memiliki efek regeneratif, namun bukti ilmiah mengenai dampaknya terhadap fungsi berjalan pasien KOA masih terbatas.​ Penelitian pra-eksperimental ini melibatkan 14 pasien KOA dengan derajat Kellgren–Lawrence 2 dan 3. Mereka menerima terapi ESWT piezo seminggu sekali selama enam minggu. Evaluasi irama langkah (cadence) dan kecepatan berjalan dilakukan sebelum terapi, pada minggu ketiga, dan satu minggu setelah sesi terakhir. Terdapat peningkatan signifikan pada irama langkah dan kecepatan berjalan antara sebelum terapi dengan evaluasi tengah (P = 0,004; P = 0,003) dan evaluasi akhir (P = 0,001; P = 0,001). Namun, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara evaluasi tengah dan akhir.

Referensi: Biomolecular and Health Science Journal

Recent Posts

  • TRI dan Telkom University Jalin Kerja Sama Riset untuk Pengembangan Teknologi Digital
  • Kalender Akademik T.A. 2025/2026
  • [Hibah Nasional] TRI SV UGM Menggelar Pelatihan Sertifikasi Internasional di Yogyakarta
  • Pengumuman Pendaftaran Ulang dan Rencana Kegiatan Akademik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026
  • [Pengabdian Dosen] Mendidik Guru Terampil dan Kompeten
Universitas Gadjah Mada

Jl. Yacaranda Sekip Unit III, Yogyakarta 55281 Indonesia
Telp. (0274) 6491302, 561111
Email : tri.sv@ugm.ac.id
Fax. (0274) 542908

© Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Internet

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY