

Sebuah terobosan signifikan dalam pemantauan iklim telah dicapai melalui kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa di Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini berhasil mengembangkan sebuah stasiun cuaca portabel berbasis Internet of Things (IoT) yang menawarkan solusi inovatif untuk pengumpulan data iklim secara akurat dan real-time.
Pemantauan kondisi cuaca dan iklim memiliki peran krusial di berbagai sektor, mulai dari pertanian, mitigasi bencana, hingga perencanaan kota. Namun, stasiun cuaca konvensional seringkali mahal, tidak fleksibel, dan terbatas dalam cakupan lokasinya. “Keterbatasan ini mendorong kami untuk mencari solusi yang lebih adaptif dan efisien,” ujar Unan Yusmaniar Oktiawati, ketua tim peneliti. “Kami ingin menciptakan perangkat yang mudah digunakan dan mampu memberikan data cuaca yang akurat dari mana saja.”